Oke, sudah lama sekali ya admin tidak posting lagi. Dan kali ini admin akan kembali posting lagi mengenai fitur dari Windows Server 2012 R2. Sebenarnya admin sebelumnya sudah memposting cara konfigurasi DHCP server tapi menggunakan server CENTOS , tetapi sekarang admin akan posting cara konfigurasi DHCP Server menggunakan server windows server 2012 R2.
DHCP memiliki kepanjangan (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Sebenarnya DHCP server sendiri kurang berguna jika client kita hanya ada 2 atau 3 saja, kita bisa atur sendiri saja IP nya. Karena waktu untuk konfigurasi DHCP server sendiri bisa sekitar 10 sampai 15 menit jika tanpa kesalahan. Namun ini bisa sangat berguna jika kita memiliki client yang membutuhkan IP ada 50 atau 100 atau 500. Itu bisa sangat lama jika kita atur sendiri ip nya. Oleh sebab itu DHCP server ini sangat berguna karena ia memberikan ip dengan cepat.
Ini dia topologi yang akan saya gunakan.
Oke, kita langsung mulai saja konfigurasinya ya.........
Konfigurasi SERVER
1.Buka Server Manager > Add roles and Features
2. Pilih Installation Type
Disini kita memilih yang "Role-based or Feature-based installation", karena kita akan menambahkan fitur ke Windows server 2012 R2 milik kita.
3. Pilih Server Selection

Dibagian "Server selection" saya memilih yang "select a server from the server pool". karena kali ini saya akan menggunakan server yang ada pada tabel diatas. Selanjutnya kita tekan "next".
4. Pilih DHCP Server
Disini kita centang DHCP Server. Karena yang akan kita tambahkan adalah DHCP.
Setelah mencentangnya akan ada notifikasi seperti di atas ini, kita tekan "add Features".
5. Features
Dibagian "features" kita skip saja karena tidak ada yang akan kita tambahkan dibagian ini. kita langsung tekan "next" saja.
6. DHCP Server
Disini berisi sedikit tentang DHCP server. Dan disini diingatkan bahwa kita sudah harus mengatur ip kita dan sebelum pemasangan kita tentunya menentukan ip mana saja yang akan kita berikan kepada client. kita langsung "next" saja.
7. Confirmation
Dibagian "confirmation" terdapat sebuah kotak yang isinya berupa konfirmasi mengenai yang akan kita install. Langsung saja kita tekan "install".
8. Ke Server Manager
Setelah pemasangan "DHCP Server" selesai. Kita ke server Manager dan tekan ikon "bendera". Dan pilih "complete DHCP Konfiguration".
9. Description
Kita langsung tekan "next".
10. Authorization
Disini kita pilih "user yang akan bertindak sebagai admin". Selanjutnya kita tekan "commit".
11. Summary
Di summary berisi hasil dari pemasangan DHCP tadi apakah berhasil atau tidak. Jika berhasil ada tulisan "done". Selanjutnya kita tekan "close"/
12. Buka DHCP Server
13. Tambahkan Bindings
14. Pilih koneksi untuk server bindings
Tekan OK jika sudah.
15. New Scope
Kita klik kanan "IPv4" dan kita pilih "new scope".
16. New Scope Wizard
Kita langsung saja tekan "next".
17. Scope Name
Beri nama dan deskripsi mengenai scope yang akan kita buat. Selanjutnya kita tekan "next".
18. IP Address Range
Masukkan range IP yang akan diizinkan untuk bisa terhubung dengan kita. Selanjutnya berikan Netmask sesuai dengan kebutuhan kalian. Selanjutnya kita tekan "next".
19. Add Exclusion And Delay
berikan IP yang tidak diizinkan bisa terhubung dengan kita. Selanjutnya kita tekan "add".
Maka akan muncul seperti gambar diatas ini, selanjutnya kita tekan "next".
20. Lease Duration
Berikan limit waktu untuk penggunaan IP yang server telah berikan. Selanjutnya kita tekan "next".
21. Configure DHCP Options
Disini kita pilih yang "yes, I want to configure these option now" karena kita akan mengkonfigurasi scope itu sekarang. Selanjutnya kita tekan "next".
22. Gateway(Beri Gateway)
Disini kita tambahkan gateway untuk server dan client agar bisa saling terhubung. kita tekan "add".
Setelah kita tekan "add" akan muncul tampilan seperti tampilan diatas ini, selanjutnya kita tekan "next".
23. Beri nama Domain
Di parent domain kita isi dengan domain yang akan kita berikan di DNS kita, selanjutnya kita tekan "next".
24. Wins Servers
Dibagian "ip Address" kita isi dengan ip windows server milik kita. Selanjutnya kita tekan "add".
Maka akan muncul tampilan seperti gambar diatas ini. Selanjutnya kita tekan "next".
25. Activate Scope
kita pilih "yes, I want to .......". karena kita akan mengaktifkan nya sekarang. Selanjutnya kita tekan "next".
Konfigurasi CLIENT WINDOWS
1. Buka Properties Network windows
Tekan Properties karena kita akan mengedit konfigurasi ip yang ada di windows 10 milik kita.
2. Tekan "Internet Protocol Version(TCP/IPv4)".
3. Internet Protocol Version 4 ( TCP/IPv4) Properties
dibagian general kita buat agar pengaturan IP beserta DNS menjadi "Automatically". Selanjutnya kita "ok"
4.Kembali KE Properties Network Windows
Tekan Detail Untuk mengecek IP.
5. Verifikasi.
Kita lihat disni sudah berubah ip nya. Dengan IP "172.16.11.4" dan Nama server dns nya "chris.net". maka sudah berhasil.
Konfigurasi CLIENT LINUX
1. Tekan NMTUI > Edit Connection > Wired Connection 1 > Edit
Karena saya kali ini menggunakan client CentOS CLI. Maka saya gunakan perintah NMTUI.Kita edit Wired Connection. Jika kalian pakai client linux yang GUI kalian bisa setting IP menjadi DHCP.
2. Setting IP Automatic
Kita Setting IP agar menjadi "Automatic". Selanjutnya kita keluar. Selanjutnya kalian restart network nya dengan perintah "systemctl restart network".
3. Verifikasi
Kita cek ip dengan Cara ketikkan command "ip add" . dan kita lihat sudah berubah.
Verifikasi Windows Server
1. DHCP>Address POOL
Kita lihat disini sudah ada 2 ip yang ada yaitu ip windows dan linux yang tadi sudah dikonfigurasi.
2. Test ping dari client linux ke server
3. Test ping dari windows ke server
4. Test ping dari windows ke linux
5. Test ping dari Windows server ke linux.
dari verifikasi diatas maka sudah berhasil mengkonfigurasi DHCP
Oke sekian dulu tutorial nya see you in my next post.
Sign up here with your email
1 komentar:
Write komentarsangat bagus artikelnya.
Replymenambah wawasan saya
http://blog.binadarma.ac.id/kurniawan
ConversionConversion EmoticonEmoticon